PENDIDIKAN KARAKTER
DI SMP NEGERI 1 GUMELAR
Karakter adalah watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara
pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Kebajikan terdiri atas
sejumlah nilai, moral, dan norma, seperti jujur, berani bertindak, dapat
dipercaya, dan hormat kepada orang lain. Interaksi seseorang dengan
orang lain menumbuhkan karakter masyarakat dan karakter bangsa. Oleh
karena itu, pendidikan karakter bangsa hanya dapat dilakukan melalui
pendidikan karakter individu seseorang. Secara hakiki manusia hidup
dalam lingkungan sosial dan budaya tertentu, maka pengembangan karakter
individu seseorang hanya dapat dilakukan dalam lingkungan sosial dan
budaya yang berangkutan (Pusat Kurikulum, 2010)
Pendidikan adalah suatu upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta
didik secara optimal. Usaha sadar itu tidak boleh dilepaskan dari
lingkungan peserta didik berada, terutama dari lingkungan budayanya,
karena peserta didik hidup tak terpisahkan dalam lingkungannya dan
bertindak sesuai dengan kaidah-kaidah budayanya, sehingga terbentuk
kecintaan terhadap budaya bangsa sendiri.
Pembangunan karakter dilakukan dengan pendekatan sistematik dan
integratif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Pengembangan
karakter bangsa hanya dapat dilakukan dalam suatu proses pendidikan yang
tidak melepaskan peserta didik dari lingkungan sosial, budaya
masyarakat, dan budaya bangsa. Lingkungan sosial dan budaya bangsa
adalah Pancasila, sehingga pendidikan karakter bangsa haruslah
berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Dengan kata lain, mendidik karakter
bangsa adalah mengembangkan nilai-nilai Pancasila pada diri.
Hasil kajian pusat kurikulum nasional menyimpulkan bahwa terdapat 18
nilai karakter bangsa yang penting untuk ditanamkan pada diri setiap
peserta didik. Nilai karakter bangsa yang dimaksud adalah religius,
jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis,
rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai
prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli
lingkungan, peduli sosial, tanggung jawab.
Proses pendidikan karakter didasarkan pada totalitas psikologis yang
mencakup seluruh potensi individu manusia (kognitif, afektif,
psikomotorik) dan fungsi totalitas sosiokultural dalam konteks interaksi
dalam keluarga, sekolah, dan masyarakat yang berlangsung sepanjang
hayat. Konfigurasi karakter dalam kontek totalitas proses psikologis dan
sosial-kultural dapat dikelompokkan dalam: (1) olah hati (
spiritual & emotional development); (2) olah pikir (
intellectual development); (3) olah raga dan kinestetik (
physical & kinesthetic development); dan (4) olah rasa dan karsa (
affective and creativity development).
Proses itu secara holistik dan koheren memiliki saling keterkaitan dan
saling melengkapi, serta secara konseptual merupakan gugus nilai luhur
bangsa Indonesia
Beberapa kegiatan yang dilaksanakan SMP Negeri 1 Gumelar yang bertujuan menanamkan nilai karakter bangsa antara lain :
a. Untuk meningkatkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air dan disiplin dilaksanakan upacara pengibaran bendera tiap hari Senin dan Upacara peringatan HUT RI dan Haridiknas dan Sumpah Pemuda
b. Kegiatan kegiatan amaliah romadhon dan pengumpulan dan pembagian zakat fitrah, penyembelihan hewan qurban, buka bersama serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, untuk menanamkan sikap religius dan peduli sosial ,
Pembagian hewan kurban kepada Ta'mir Masjid
Sholat Idul Adha di halaman Sekolah bersama masyarakat sekitar
Penyembelihan hewan kurban di sekolah
Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammmad SAW di Masjid Besar Gumelar
c. Kegiatan pemilihan pengurus OSIS dan Latihan Dasar Kepemimpinan untuk menumbuhkan toleransi, demokratik, bersahabat m tanggung jawab serta kerja keras.
d.